Indeks Berjangka Eropa Naik Mengikuti Penguatan Dolar

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks saham berjangka Eropa naik diikuti saham Asia dan penguatan dolar, sementara obligasi mencatat penurunan kembali seiring para investor mengkaji komentar Federal Reserve yang tidak akan terburu-buru untuk menaikan suku bunga AS selanjutnya.

Saham Jepang menguat untuk hari kedua, sementara bursa China naik dan indeks ekuitas volatilitas daerah menurun setelah keputusan melalui telegram, yang melihat Ketua The Fed Janet Yellen menekankan pengetatan lebih lanjut melambat. Dolar naik terhadap euro dan Selandia Baru, sementara yuan melemah untuk hari ke-10. Imbal hasil obligasi menguat, dengan tenor 30-tahun catat penurunan kembali di bawah 3 %. Sedangkan harga minyak sedikit berubah setelah jatuh pada awal pekan ini ke level terendah sejak 2009.

Reaksi di pasar keuangan untuk kenaikan suku bunga pertama sejak sebelum resesi tahun 2008 mencerminkan bahwa keyakinan di kalangan investor bahwa ekonomi AS cukup kuat untuk menahan suku bunga yang lebih tinggi, bahkan di tengah meningkatnya inflasi. Sebuah indeks Merrill Lynch perubahan harga diantisipasi dalam catatan obligasi mengalami penurunan terbesar dalam setahun terakhir, sementara ekspektasi volatilitas untuk euro terhadap dolar dalam lebih satu bulan terakhir turun ke level terendah sejak Februari berada di jalur untuk penurunan terbesar bulanan sejak April 2009.

Keputusan mengakhiri era stimulus moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mendorong saham ke pasar bull pada 6 1/2-tahun, menailkkan nilai sebesar $ 15 triliun. Investor sekarang akan mencari tahu bagaimana aset dari saham ke obligasi korporasi dan pemerintah tanpa bank sentral memicu pertumbuhan ekonomi yang agresif. Yellen mengisyaratkan laju kenaikan berikutnya akan “secara bertahap” dan sejalan dengan proyeksi sebelumnya.

Kontrak pada Indeks Euro Stoxx 50 naik 1,8 % pada pukul 07:23 pagi waktu London, sementara kontrak pada Indeks FTSE 100 dan DAX Jerman menguat setidaknya 1,3 %. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,9 %, memperpanjang kenaikan dari kemarin menjadi 2,2 %. Indeks Topix Jepang naik ke level tertinggi sejak 8 Desember. Indeks Nikkei Stock Average Volatilitas anjlok 13 %, penurunan harian terbesar sejak bulan Agustus. (knc)

Sumber : Bloomberg