Indeks Berjangka China Turun Pasca Penurunan Terbesar Indeks Dalam 3 Minggu

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks saham berjangka China turun setelah indeks Shanghai Composite mengalami penurunan terbesar dalam tiga minggu.

Kontrak untuk pengiriman Januari di Indeks CSI 300 turun 0,2 persen pada pukul 9:15 pagi waktu setempat. Shanghai Composite turun 2,6 persen pada hari Senin karena jatuhnya laba perusahaan industri dan kekhawatiran yang tumbuh bahwa sistem baru untuk penawaran umum perdana akan melemahkan permintaan untuk saham yang ada.

Indeks Hang Seng China Enterprises Hong Kong turun 1,7 persen. Indeks Hang Seng kehilangan 1 persen. Indeks Bloomberg China-US Equity, indeks ?dari perusahaan-perusahaan China yang terdaftar paling-diperdagangkan di AS, turun 1,4 persen di New York.

Produsen bahan baku termasuk PetroChina Co dan China Shenhua Energy Co mungkin turun. Minyak memimpin penurunan di antara komoditas pada hari Senin, turun 3,4 persen dari tiga minggu terkait Iran yang? mengulang tujuannya untuk meningkatkan ekspor setelah sanksi terhadap negara itu dicabut.

Regulator devisa China mengatakan bahwa kejatuhan pada mata uang asing yang diperdagangkan di B shares tidak ada hubungannya dengan sistem pemantauan baru. Awal dari sebuah sistem pemantauan untuk transaksi forex individu pada 1 Januari tidak terkait dengan fluktuasi di pasar modal, Administrasi Negara Valuta Asing mengatakan pada microblog-nya akhir Senin.

Indeks Shanghai B-share anjlok 7,9 persen pada hari Senin, yang terburuk dalam empat bulan. Pasar B-shares China, yang diperdagangkan dalam dolar AS di Shanghai dan Hong Kong dolar di Shenzhen, terbuka untuk investor individu baik itu domestik ataupun investor luar negeri.(mrv)

Sumber: Bloomberg