Indeks Berjangka AS Jatuh Setelah S&P 500 Naik Untuk Bulan Ketiga

Indeks saham berjangka AS jatuh, setelah S&P 500 mencatatkan reli bulanan terpanjang sejak 2014, karena investor menunggu laporan yang mungkin menunjukkan manufaktur tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat di ekonomi terbesar dunia.

Kontrak pada S&P 500 yang berakhir pada bulan Juni turun 0,3 persen menjadi 2,089.25 pada pukul 10:38 pagi di London. Indeks acuan ditutup sedikit berubah kemarin, mencatatkan bentangan kenaikan bulanan terpanjang sejak Juni 2014. Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka turun 45 poin, juga 0,3 persen, ke 17.729 hari ini.

Indeks S&P 500 naik 1,5 persen pada bulan Mei karena tumbuhnya spekulasi bahwa ekonomi terbesar di dunia dapat menahan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Juni, dan Apple Inc. mengangkat saham-saham teknologi. Kenaikan tersebut memulihkan reli yang telah kehilangan momentum setelah melonjak 15 persen dari level terendahnya di bulan Februari. Kemarin, Indeks S&P 500 ditutup 0,3 persen dari tertinggi empat bulan yang mencapai pada bulan April.

Investor menunggu rilis hari ini yang diperkirakan akan menunjukkan sektor manufaktur diperluas pada kecepatan yang lebih lambat di bulan Mei dan data payroll pada hari Jumat, sebelum keputusan suku bunga The Fed tanggal 15 Juni. Ketua Janet Yellen mengatakan pekan lalu bahwa perbaikan ekonomi mungkin akan menjamin kenaikan suku bunga lainnya dalam beberapa bulan mendatang, sementara rekan-rekannya telah menunjukkan kesediaan untuk bertindak.(frk)

Sumber: Bloomberg