IMF Desak G20 Ambil Kebijakan

PT RIFAN FINANCINDO – Dana Moneter Internasional (IMF) pada Kamis (21/7/2016) mendesak anggota-anggota G20 untuk mengambil kebijakan berbasis luas guna mengatasi risiko dan menghidupkan kembali pertumbuhan global.

Pertumbuhan global masih lemah dan rapuh, serta keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa menandai perwujudan risiko penurunan penting bagi perekonomian dunia, kata IMF dalam sebuah catatan pengamatan untuk pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Chengdu, ibu kota provinsi Sichuan, Tiongkok, pada 23-24 Juli.

IMF secara terpisah pada Selasa merevisi proyeksi pertumbuhan global 2016 dan 2017 turun menjadi 3,1 persen dan 3,4 persen, karena ketidakpastian seputar Brexit.

Pemberi pinjaman yang berbasis di Washington itu, juga memperingatkan pertumbuhan produktivitas rendah, ketergantungan pada utang, investasi rendah dan pengangguran tinggi, yang telah menyebabkan pertumbuhan yang mendasari menjadi lemah.

Bersama-sama dengan meningkatnya ketidaksetaraan, kekuatan ini dapat menciptakan lebih banyak tantangan dengan meningkatnya proteksionisme, dan mengurangi dukungan untuk reformasi serta keterbukaan perdagangan dan migrasi, IMF memperingatkan.

IMF meminta anggota-anggota G20 untuk mengambil kebijakan berbasis luas guna mengatasi risiko dan menghidupkan kembali pertumbuhan global, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Sebuah transisi yang mulus dan dapat diprediksi untuk hubungan baru antara Inggris dan Uni Eropa yang sebanyak mungkin mempertahankan keuntungan dari perdagangan sangat penting” untuk mengurangi ketidakpastian di sekitar Brexit dan dampaknya, kata IMF.

Dana juga menyerukan kebijakan moneter, fiskal dan struktural untuk mendukung permintaan dan mengatasi ketergantungan pada utang.

Sumber : http://wartaekonomi.co.id

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.