Ikuti Jejak Bursa Asia, IHSG Melemah 33 Poin

Suasana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11/2015). Pelemahan indeks BEI ini seiring dengan melemahnya laju bursa saham di kawasan Asia serta laporan kinerja emiten triwulan III yang melambat. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan saham awal pekan ini mengikuti gerak bursa saham Asia.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG turun 33,15 poin atau 0,73 persen ke level 4.527,40. Indeks saham LQ45 susut 1,13 persen ke level 778,10. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah.

Pelemahan IHSG ini juga berlanjut pada pukul 09.00 WIB. IHSG melemah 41,10 poin atau 0,90 persen ke level 4.519. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,42 persen ke level 775,87.IHSG sempat berada di level tertinggi 4.529,64 dan terendah 4.516.54. Ada sebanyak 70 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sedangkan 23 saham menghijau. 45 saham lainnya diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 6.003 kali dengan volume perdagangan saham sekitar 85,89 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 119,49 miliar.Secara sektoral, sepuluh sektor saham kompak melemah.

Sektor saham aneka industri melemah 1,63 persen, disusul sektor saham barang konsumsi menurun 1,46 persen, dan sektor saham manufaktur tergelincir 1,37 persen.

Berdasarkan data RTI, investor asing melanjutkan aksi jual sekitar Rp 32 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 32 miliar. Saham-saham yang mencatatkan keuntungan dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham ISAT naik 4,13 persen ke level Rp 5.675 per saham, saham JAWA menguat 4,74 persen ke level Rp 199 per saham, dan saham BTEK mendaki 3,09 persen ke level Rp 1.500 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham KIJA melemah 2,67 persen ke level Rp 219 per saham, saham PGAS tergelincir 2,72 persen ke level Rp 2.865 per saham, dan saham INCO susut 2,35 persen ke level Rp 1.665 per saham.

Nilai tukar rupiah berada di kisaran 13.822 per dolar Amerika Serikat (AS) di awal pekan ini. Sedangkan bursa saham Asia cenderung variasi. Indeks saham Jepang Nikkei melemah 0,27 persen ke level 19.831,19. Indeks saham Hong Kong Hang Seng susut 0,09 persen ke level 22.049,36. Indeks saham Singapura naik 0,27 persen ke level 2.866,98.

Analis PT First Asia Capital, David Sutyanto menuturkan IHSG akan bergerak di kisaran 4.530-4.590 dengan kecenderungan melemah. Sentimen regional terutama data ekonomi China akan menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan awal pekan ini. (Ahm/Igw)

Sumber : http://bisnis.liputan6.com