IHSG Siap Tembus Target Batas Atas

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan bursa pagi ini dibuka naik 0,11 persen atau 6,09 poin ke level 5.363,05. IHSG diperkirakan akan terus melaju di jalur hijau, lantaran mulai terbentuknya tren penguatan baru terdorong sentimen positif ekonomi dalam negeri, meskipun belum maksimal.

Analis ReLiance Securities Lanjar Nafi menjelaskan, berkaca pada perdagangan kemarin hingga sesi penutupan, IHSG sudah berhasil parkir di zona hijau. Secara teknikal IHSG cenderung bergerak terkonsolidasi setelah berhasil rebound (balik arah) pada area support atau target batas bawahnya.

“Diperkirakan IHSG masih akan terus mencoba menguat hingga resistance (batas atas) dengan range pergerakan 5.320-5.460,” ujarnya di Jakarta.

Menurut Lanjar, tertahannya penguatan IHSG pada perdagangan kemarin, lebih disebabkan data indeks tingkat kepercayaan konsumen turun di bawah ekspektasi. Hal itu menimbulkan rasa pesimistis disesi kedua.

“Investor lokal terlihat melakukan penjualan, sedangkan investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp435,83 miliar. Minimnya katalis positif lain membuat investor domestik berhati-hati menentukan langkah investasinya,” tutur dia.

Saham Asia Menguat, Kebijakan Bank Sentral Australia Dinanti

 

Saham Asia naik tipis pada perdagangan Selasa, 6 September 2016, karena sebagian besar investor bertahan menunggu kebijakan yang akan dikeluarkan Bank Sentral Australia atau?Reserve Bank of Australia (RBA).

Dilansir dari laman Reuters, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen. Sementara saham Australia tergelincir 0,3 persen menjelang pengumuman RBA.?Indeks saham Nikkei N225 naik 0,1 persen, dengan dolar stabil.

Semua 33 ekonom yang disurvei? Reuters mengharapkan RBA untuk terus stabil, terutama setelah serentetan data ekonomi yang membaik pada hari Senin. Keputusannya baru akan disampaikan siang ini waktu setempat.

Reserve Bank of Australia (RBA) kemungkinan akan mempertahankan kebijakan saat ini sambil melihat kondisi ekonomi sebelum memutuskan?langkah berikutnya.

“AS (Bursa Wall Street) yang menutup perdagangannya pada hari Senin, rangebound kemungkinan akan berlanjut hari ini, dengan dolar berbalik arah terhadap yen,” kata Kaneo Ogino, Direktur Perusahaan Riset valuta Asing global-info Co di Tokyo.

Pada hari Senin, Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda mengisyaratkan bank sentral Jepang siap untuk memperluas stimulus.?Namun investor kecewa karena berharap BoJ sedikit lebih eksplisit tentang langkah yang akan dilakukan selanjutnya.

Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/

PT RIFAN FINANCINDO