IHSG Pagi Bergerak Menguat | RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO -?Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di akhir pekan ini terpantau bergerak di zona penguatan. Pergerakan IHSG mampu menguat sejalan dengan adanya sentimen positif dari luar negeri dan dalam negeri usai ditutup pada perdagangan sore sebelumnya di jalur merah.

IHSG Jumat, 12 Agustus, perdagangan pagi dibuka menguat sebanyak 28,72 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 5.447. Sementara itu, saham unggulan LQ45 menguat sebanyak 5,97 poin atau setara 0,6 persen ke 935 dan JII juga menguat sebanyak 4,39 poin atau setara 0,6 persen ke 756.

Pagi ini, seluruh sektor nyaris kompak berbaris di jalur hijau. Namun sayangnya, sektor perkebunan melemah sebanyak 1,50 poin. Sedangkan sektor pertambangan menguat 13,81 poin, sektor konsumer menguat 7,93 poin, dan sektor keuangan menguat 5,38 poin.

Volume perdagangan pada pagi ini tercatat sebanyak 576 juta lembar saham senilai Rp461 miliar. Sebanyak 150 saham mengalami penguatan, sebanyak 50 saham mengalami pelemahan, sebanyak 77 saham mengalami stagnan, dan sebanyak 283 saham tidak mengalami perdagangan.

Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko mengatakan, hingga saat ini aksi kaum bearish tidak mampu menekan IHSG ke bawah level 5.400, akibat perlawanan kaum bullish yang tetap agresif mengakumulasi saham big cap dan lapis kedua pilihan.

“Kaum banteng yang terus mengakumulasi saham big cap dan lapis kedua untuk skenario kenaikan hingga menembus resisten psikologis di level 5.500,” jelas Yuganur.

Sementara itu, Kepala Analis ?PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan, ?gerak indeks sempat menjebol level support 5.404 sesaat dalam pergerakan intraday, tapi capital inflow masih terlihat terjadi di tengah kondisi indeks yang berada dalam tekanan hingga akhir perdagangan.

“IHSG berhasil ditutup di atas level support 5.404, hal ini menunjukkan bahwa kekuatan naik IHSG masih cukup besar dan tingkat kepercayaan investor terhadap pertumbuhan pasar modal masih cukup tinggi,” ucap William.

Rupiah Perdagangan Pagi Melemah Tipis di Rp13.113/USD

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.103 per USD. Kendati demikian, nilai tukar rupiah diperkirakan mampu menguat sepanjang hari ini sejalan dengan maraknya sentimen positif.

Mengutip Bloomberg, Jumat 12 Agustus, nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp13.113 per USD. Day range berada di kisaran Rp13.106 per USD sampai Rp13.125 per USD denganyear to date return di minus 4,97 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.103 per USD.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, nilai tukar rupiah masih diharap mampu bergerak menguat meski saat ini tengah menunggu data perdagangan. Adapun kemarin nilai tukar rupiah masih mampu bergerak kuat terlihat dari dana asing yang masuk ke SUN dan IHSG.

“Faktor positif terlihat masih mengungguli faktor negatif yang ada bagi pasar keuangan Indonesia,” ungkap Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Hari ini, lanjut Rangga, sejumlah pihak termasuk investor tengah menunggu data transaksi berjalan di kuartal II-2016 yang diperkirakan tingkat defisitnya melebar meski diperkirakan hanya tipis. Namun demikian, hal itu tetap menjadi perhatian tersendiri.

“Nilai tukar rupiah berpeluang menguat hari ini melihat harga komoditas yang mulai pulih,” tutur Rangga.

Sumber :?http://ekonomi.metrotvnews.com/

RIFAN FINANCINDO