IHSG Dibuka Bertambah 8,75 Poin

idxPT RIFAN FINANCINDO – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini menghijau di tengah pergerakan mixed (variatif) bursa utama Asia. IHSG dibuka menguat 8,75 poin atau setara dengan 0,15% menjadi 5.684,56.

Sebelumnya pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air awal bulan Mei 2017 ditutup memerah meski pada pembukaan tadi pagi dan sesi I sempat bertahan di zona hijau. Bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.675,81 atau melemah 9,49 poin setara 0,17%.

Sektor dalam negeri mayoritas bergerak dalam jalur positif dengan sektor konsumen mencetak kenaikan tertinggi sebesar 0,58%. Sementara sektor yang melemah cukup dalam adalah infrastruktur yang berkurang 0,82%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp346 miliar dengan 237 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing Rp71,0 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp82,55 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp153,5miliar. Tercatat 107 saham naik, 58 turun dan 84 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp950 menjadi Rp68.100, PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) meningkat Rp125 menjadi Rp6.450 serta PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik Rp100 menjadi Rp3.230.

Di sisi lain saham-saham yang melemah yakni PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) berkurang Rp160 menjadi Rp3.350, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) menyusut Rp100 ke level Rp4.200 dan PT Intraco Penta Tbk. (INTA) turun Rp92 menjadi Rp358.

Seperti dilansir CNBC, Rabu (3/5/2017) pasar saham Asia mixed pada awal perdagangan hari ini, ketika Wall Street mencetak keuntungan. Di Australia, indeks ASX 200 mengalami penurunan sebesar 0,25% di tengah kejatuhan saham-saham perbankan.

Pada daratan China, bursa saham Shanghai bertambah tipis 0,02% atau setara dengan 0,77 poin menjadi 3.144,48, sedangkan komposit Shenzhen berkurang 0.22%. Indeks Taiwan yakni Taiex meningkat sebesar 0,19% untuk mengiringi Straits Times di Singapura yang bertambah 0,55%.

Sementara pasar saham di Jepang, Korea Selatan dan Hong Kong tertutup hari ini karena libur. Di sisi lain Bank Sentral Amerika Serikat alias The Fed diharapkan menjaga kestabilan suku bunga acuan, meski sinyal yang ada menunjukkan kondisi ekonomi berada dalam trek untuk peningkatan kembali di bulan Juni, mendatang. ( sindonews.com )