IHSG Berpeluang Turun Lagi

\IHSG Berpeluang Turun Lagi\RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Munculnya wacana akan naiknya the Fed Fund Rates pada akhir tahun ini kembali mengemuka, setelah data pengangguran tercatat di level terendah. Meski demikian, dari dalam negeri investor juga masih mencermati data ekonomi yang akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Head Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan minggu ini investor akan mencermati data ekonomi yang akan dirilis. Selain itu, ada sekira 100 emiten yang akan merilis laporan keuangan Kuartal III-2015.

“Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali turun, sambil menunggu release kinerja emiten, CPI Oktober dan cadangan devisa Indonesia akhir Oktober,” jelas dia dalam risetnya di Jakarta, Senin (1/11/2015).

Menurutnya, seminggu lalu IHSG turun telah mengalami penurunan 197,97 poin atau minus 4,25 persen. Sementara nilai tukar Rupiah melemah 0,47 persen, disertai Net Sell Asing sebesar Rp7,83 triliun. “Berlanjutnya released net profit emiten kuartal III-2015, kurang menggembirakan,” jelas dia.

Pada akhir pekan kemarin, bursa saham Indonesia ditutup melemah, IHSG turun 16,84 poin atau 0,4 persen ke 4.455,18. IHSG melemah dengan 148 saham menguat, 143 saham melemah dan 92 saham stagnan. Perdagangan hingga sore hari ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp4,595 triliun dari 3,424 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 5,80 poin atau 0,8 persen ke 759,73, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,87 poin atau 0,1 persen ke 586,10, indeks IDX30 turun 3,49 poin atau 0,9 persen ke 394,92, dan indeks MNC36 turun 2,95 poin atau 1,2 persen ke 243,40.

(mrt)

Sumber : economy.okezone.com