IHSG Awali Pekan Tak Berdaya, Mundur Empat Langkah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Perdagangan pasar saham dibuka melemah pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,66 poin atau 0,1 persen ke level 5.222,44.

Pagi ini, IHSG dibuka dengan 19 saham menguat, 15 saham melemah, dan 11 saham stagnan. Membuka perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp19,07 miliar dari 4,86 juta lembar saham diperdagangkan.

Analis dari MNC Securites Edwin Sembayang mengatakan, ketidakpastian mengenai kepemilikan saham asing dan penetapan LTV untuk sektor properti membuat IHSG mempunyai peluang kejatuhan.

“Jadi sekarang tergantung net sell asing, dan masalah klarifikasi kebijakan tersebut. Ini bisa jadi magnitudenya semakin besar kalau klarisifikasi pembatasan tersebut akan terus dilakukan, membuat IHSG berlanjut penurunannya,” katanya dalam Power Breakfast MNC Bussiness, Senin (18/5/2015).

Indeks LQ45 turun 0,88 poin atau 0,1 persen ke 905,85, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,08 poin atau 0,1 persen ke 707,77, IDX30 melemah 0,55 poin atau 0,1 persen ke 468,02, dan MNC36 turun 0,5 poin atau 0,2 persen ke 283,05.

Sektor-sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan penguatan terbesar sektor aneka industri naik 0,5 persen. Namun, sektor perkebunan anjlok hingga 0,8 persen.

Di Asia indeks Nikkei 225 naik 98 poin atau 0,5 persen ke 19.830, indeks Hang Sengturun 192 poin atau 0,7 persen ke 27.630, dan indeks Straits Times turun ke 3.460.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp525 atau 9,6 persen ke Rp6.000, saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk(MLBI) naik Rp250 atau 3,3 persen ke Rp7.850, dan saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik Rp125 atau 1,5 persen ke Rp8.400.

Sendangkan saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp400 atau 1,5 persen ke Rp26.000, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp325 atau 0,7 persen ke Rp46.175, dan saham PT Mitra Energi Persada Tbk(KOPI) turun Rp130 atau 16,6 persen ke Rp655.

(rzy)

Sumber :?http://economy.okezone.com