Harga Minyak Mentah Merosot 1 Persen

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDOHarga minyak turun pada perdagangan sesia Asia Senin terganjal peningkatan produksi Irak dan komentar Iran yang menyatakan hanya akan bekerja sama dalam pembicaraan produser yang akan datang untuk membekukan produksi jika sesama eksportir mengakui haknya untuk sepenuhnya mendapatkan kembali pangsa pasar.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun -55 sen atau -1,15 persen menjadi $ 47,09 per barel.

Harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 49,39 per barel, turun 53 sen atau 1,06 persen dari penutupan sebelumnya.

Para pedagang mengatakan penurunan harga adalah hasil dari pendakian produksi dari Timur Tengah, di mana ekspor minyak dari pelabuhan selatan Irak telah rata-rata 3.205.000 barel per hari (bph) pada bulan Agustus, melebihi tingkat rata-rata terlihat pada bulan Juli, menurut dua pejabat dari perusahaan negara South Oil Company. Ekspor pada bulan Juli rata-rata 3.202.000 barel per hari.

Sedangkan Iran mengatakan akhir pekan lalu bahwa mereka hanya akan bekerja sama dalam pembicaraan produser yang akan datang pada bulan September jika eksportir lainnya mengakui hak Teheran untuk mendapatkan kembali pangsa pasar yang hilang selama sanksi internasional yang telah diangkat pada bulan Januari.

Analis mengatakan bahwa perbedaan pendapat dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), dan khususnya anggota kunci Arab Saudi dan Iran, diperkirakan memberikan dampak yang signifikan terhadap produksi global untuk pembicaraan mendatang.

Analis Barclays mengatakan kesepakatan akan menjadi masalah dalam pertemuan produsen minyak dunia mendatang di Aljazair.

Meskipun demikian, Barclays mengatakan bahwa mereka melihat ?data pasar minyak (permintaan dan penawaran) sebagai sumber untuk kekuatan harga dalam Q4?.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan berbagai sentimen bearish seperti potensi penguatan dollar AS setelah pidato Yellen, kekuatiran kekenyangan global dan pesimisme pertemuan produsen minyak di Aljazair. Harga diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 46,50 ? $ 46,00, dan jika harga naik akan menembus kisaran Resistance $ 47,50 ? $ 48,00.

Sumber : http://vibiznews.com/

PT RIFAN FINANCINDO