Harga Minyak Dunia Melompat Naik Terimbas Kemerosotan USD

Harga Minyak Dunia Melompat Naik Terimbas Kemerosotan USDRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak mentah berjangka tercatat melompat naik pada awal perdagangan Asia hari ini, Rabu (27/4/2016) mendekati level tertinggi sepanjang 2016 terimbas sentimen kuat investor dan kemerosotan USD. Meski begitu para analis memperingatkan bulan ini kemungkinan akan ada kejutan yang bisa mempengaruhi pasar.

Dilansir Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent Internasional pada perdagangan hari ini terparkir di level USD46,26 per barel pada pukul 00.23 GMT. Kondisi ini memperlihatkan Brent naik 52 sen atau 11% dari sesi perdagangan terakhir.

Sementara harga minyak mentah Amerika Serikat yakni West Texas Intermediate (WTI) juga menanjak menguat 52 sen atau 1,2% ke level USD44,56 per barel. Penguatan WTI dipengaruhi setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan ada permintaan mencapai 1,1 juta barel dalam persediaan minyak mentah AS versus penambahan stok sebesar 2,4 juta barel yang diprediksi oleh para analis.

Brent dan WTI mendekati posisi terkuat pada 2016, setelah sempat mencapai USD46,49 dan USD44,83 pada masing-masing di sesi sebelumnya. Membaiknya investasi dari pelaku pasar keuangan dan menurut analis harga minyak mentah juga tertolong pelemahan USD yang tercatat jatuh mencapai 5% terhadap beberapa mata uang utama lainnya sejak awal tahun.

Pelemahan USD membuat impor bahan bakar dalam perdagangan minyak mentah menjadi lebih murah dan hal tersebut berpotensi memacu permintaan. “USD yang melemah dan ekspektasi fundamental yang kuat membuat harga minyak mentah melaju tinggi. Sentimen terus meningkat ketika produsen utama BP menyarankan agar pasar dapat menjaga keseimbangan hingga akhir tahun ini,” jelas Bank ANZ.

Sumber : http://ekbis.sindonews.com