Harga Minyak Brent Naik 3,6% Sentuh USD41,07 per Barel

\Harga Minyak Brent Naik 3,6% Sentuh USD41,07 per Barel\RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak dunia naik tajam pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena penurunan besar dalam persediaan bensin AS mendorong prospek permintaan di pasar global yang sedang dibanjiri pasokan minyak mentah.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, melonjak USD1,49 (4,9 persen) menjadi berakhir di USD37,99 per barel di New York Mercantile Exchange, tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, patokan Eropa untuk minyak, melompat menjadi menetap pada USD41,07 per barel, naik USD1,42 (3,6 persen) dari penutupan Selasa.

Pada Rabu, laporan persediaan bahan bakar minyak Departemen Energi AS (DoE) menunjukkan stok minyak mentah komersial naik 3,9 juta barel menjadi 521,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 4 Maret.

Analis CMC Markets Jasper Lawler mengatakan penambahan minyak mentah itu “jauh di bawah penambahan besar mengejutkan yang dilihat minggu lalu, yang mencapai 10,4 juta barel.” Lebih signifikan, persediaan bensin turun 4,5 juta barel, tiga kali estimasi. Dan persediaan sulingan (destilat), termasuk minyak diesel dan bahan bakar pemanas, turun 1,1 juta barel, bukan kenaikan 900.000 barel seperti yang diharapkan.

“Penarikan dalam bensin lebih besar daripada yang para pedagang cari, itu yang benar-benar mendukung cukup banyak,” kata Oliver Sloup dari iiTrader.com.

Sloup mengatakan bahwa pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis telah menambahkan beberapa dukungan terhadap komoditas, di tengah harapan ECB akan mengumumkan stimulus tambahan untuk zona euro yang lesu.

Dia mengatakan bahwa paket stimulus yang lebih besar daripada yang diantisipasi bisa menempatkan euro di bawah tekanan jual dan mengangkat dolar, “dan dapat berpotensi menempatkan dukungan jangka pendek pada minyak mentah” yang dihargakan dalam dolar.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com