Harga Kopi Mahal Ketika Permintaan Naik

PT RIFAN FINANCINDO – Harga biji kopi arabika, yang merupakan favorit Starbucks Corp., mencapai level tertinggi dalam lebih dari dari 16 bulan di New York karena risiko tanam di Asia dan Amerika Latin yang meningkatkan kekhawatiran bahwa pasokan global akan mendapatkan pengetatan seperti konsumsi global diatur untuk mencapai level tertinggi sepanjang masanya.

Pemogokan sopir truk menghambat pengiriman kopi di Kolombia bulan lalu, meningkatkan risiko bahwa biji kopi akan merusak penghasil kopi terbesar kedua di dunia tersebut, ungkap petani. Cuaca buruk bulan lalu menekan produsen arabika paling besar di Brasil, di mana panen robusta akan turun ke level terkecil dalam 12 tahun, kelompok produsen memprediksi panen yang lebih kecil juga diharapkan atas pemasok Vietnam robusta, serta Indonesia dan India.

Pada akhir 2016-17, stok global akan menjadi yang terkecil dalam empat tahun. Ini termasuk penyusutan cadangan di Kolombia dan Vietnam sementara Brazil memiliki setara kurang dari pasokan sebulan untuk memenuhi konsumsi dalam negeri dan pengiriman ke luar negeri. Kantor monitor oleh ICE Futures AS, stok telah jatuh 25% tahun ini mendekati terendah sejak April 2011.

Kopi arabika untuk permintaan September melonjak 3,6% untuk menetap di level $ 1,493 per pound di ICE di New York setelah menyentuh $ 1,4995, level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 25 Februari 2015. Harga telah naik 18 persen tahun ini, didorong oleh penguatan mata uang real Brasil. Di London, robusta untuk pengiriman September naik 1,8% menjadi $ 1.829 per ton di ICE Futures Europe setelah menyentuh $ 1.799, level tertinggi sejak 24 Maret 2015. (yds)

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.