Harga Emas Terperosok

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Harga emas melemah di sesi awal Asia, Rabu (9/11), karena perhatian sangat terfokus pada hasil pemilu AS dan juga jelang data harga China dalam catatan.

Poling pertama, sebagai proyeksi, diharapkan keluar pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan negara bagian per negara bagian. Jika hasilnya jelas, jaringan televisi diharapkan lakukan koneksi resmi pukul 11.00 WIB, Rabu.

Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York tertekan 0,43% ke $1,270.95 per troy ounce. Juga di Comex, perak berjangka untuk pengiriman Desember berkurang 0,48% menjadi $18,282 per troy ounce. Sementara itu tembaga berjangka dikutip mendatar di $2,377 per pon.

Di China, angka CPI bulan Oktober terlihat naik 2,1% tahun-ke-tahun dengan data bulan – bulan terakhir naik 0,7%. Angka PPI diharapkan menunjukkan kenaikan 0,8% tahun-ke-tahun.

Semalam, harga emas tetap stabil dalam kisaran sempit selama sesi perdagangan Amerika, karena investor adopsi pendekatan wait dan see sebelum pemilih AS menuju ke tempat pemungutan suara untuk memilih presiden baru.

Pasar keuangan global terguncang pada pekan lalu oleh sinyal persaingan pemilihan presiden AS di antara calon Demokrat Hillary Clinton dan calon Republik Donald Trump semakin ketat.

Namun, harapan kemenangan bagi Clinton membesar setelah Direktur FBI James Comey memberitahu Kongres selama akhir pekan bahwa “tidak mengubah kesimpulannya” terhadap server email pribadi yang dikelola oleh kandidat Demokrat tersebut.

Menurut proyek final Reuters/Ipsos, capres Demokrat Hillary Clinton memiliki sekitar 90% kesempatan untuk mengalahkan capres Republik Donald Trump dalam perebutan kursi di Gedung Putih.

Pelaku pasar cenderung melihat Clinton sebagai calon status quo, sementara itu ada ketidakpastian yang lebih besar untuk kemenangan Trump apakah mungkin lebih berarti bagi kebijakan luar negeri AS, transaksi perdagangan internasional dan ekonomi domestik.

( id.investing.com )

Emas Ditutup Turun Jelang Pengumuman Hasil Pemilu AS

Emas berjangka ditutup lebih rendah pada hari Selasa, sehari setelah menderita kerugian persentase satu hari tertajam mereka dalam lima pekan, karena para pedagang menunjukkan kehati-hatian menjelang hasil dari pemilihan presiden AS.

Emas untuk pengiriman Desember turun $ 4,90 atau 0,4%, untuk menetap di $ 1,274.50 per ons setelah diperdagangkan setinggi $ 1,291.50. Emas pada hari Senin ditutup di level terendah satu minggu di $ 1,279.40, turun $ 25,10, atau 1,9% – kerugian persentase sesi tunggal terbesar sejak 4 Oktober, menurut data FactSet.

Perak untuk pengiriman Desember naik 20,5 sen, atau 1,1%, ke $ 18,356 per ons, rebound setelah pada hari Senin turun 1,2%.

Pemilih AS menuju ke tempat pemungutan suara pada hari Selasa menyusul berita di akhir pekan bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) tidak akan membawa tuntutan terhadap kandidat dari Partai Demokrat Hillary Clinton atas email yang baru ditemukan dari tugasnya sebagai sekretaris negara.

Dengan menjulangnya risiko penyelidikan lebih dalam, investor telah berbondong-bondong menuju logam mulia yang relatif aman dan harga emas sempat naik lebih dari 2% pada pekan lalu mencatatkan kenaikan mingguan keempat beruntun. Langkah itu didorong sebagian oleh indikasi calon presiden dari Partai Republik Donald Trump saat itu memenangi jajak pendapat terhadap Clinton.(MarketWatch)