Harga Emas Terkerek Sentimen dari China

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga kontrak emas dunia melesat lagi di awal pekan (7/3). Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran segera naik sebesar 0,8 persen menjadi 1.268,77 dollar AS per troy ounce.

Pada pukul 10.03 waktu Singapura, harga kontrak yang sama diperdagangkan di level 1.261,01 dollar AS per troy ounce.

Pada pekan lalu, harga minyak dunia sudah naik lebih dari 20% dari posisi terendahnya di bulan Desember. Hal ini biasa disebut dengan bullish market pada emas. Investor kembali memburu emas sebagai haven seiring guncangan yang terjadi di pasar saham dan ketidakpastian global.

Adapun sentimen terkini yang mempengaruhi pergerakan harga minyak antara lain: pernyataan Perdana Menteri China Li Keqiang yang mengatakan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan dalam lima tahun ke depan.

“Pembangunan China menjadi prioritas utama dan merupakan kunci untuk memecahkan setiap masalah yang dihadapi negara,” jelasnya dalam kongres Partai Komunis akhir pekan lalu.

Hal ini menandakan, tingkat utang China yang sudah tinggi akan terus meningkat. Prediksi Bloomberg Intelligence economist Tom Orlik dan Fielding Chen, digelontorkannya stimulus akan mendorong tingkat utang China menjadi 258 persen dari Produk Domestik Bruto China pada tahun ini dari sebelumnya 247 persen pada akhir 2015. (Barratut Taqiyyah)

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com