Harga Emas Terganjal Penguatan Dollar AS

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Harga Emas merosot pada akhr perdagangan Kamis dinihari (20/04) terganjal penguatan dolar AS, meskipun ketegangan mengenai Korea Utara dan pemilihan Prancis dan Inggris yang akan datang mendukung permintaan di aset safe haven.

Harga emas spot LLG turun 0,68 persen menjadi $ 1,280.50 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun $ 10.70 menjadi $ 1,283.40.

Dolar AS merayap lebih tinggi semalam, sehari setelah turun ke level terendah tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama di tengah meningkatnya kembali ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.

Greenback yang lebih kuat membuat aset berdenominasi dolar seperti emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan selera yang lebih tinggi untuk mengambil risiko saham dan memberi tekanan pada emas.

The Fed merilis Beige Book pada hari Rabu, mencatat bahwa aktivitas ekonomi meningkat dengan kecepatan rendah.

Namun, kerugian emas ditutup oleh ketidakpastian mengenai pemilihan dan ketegangan geopolitik.

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mengatakan Washington akan bekerja sama dengan sekutu-sekutunya dan Tiongkok untuk memberikan tekanan ekonomi dan diplomatik kepada Korea Utara.

Di Perancis, investor tetap cemas menjelang putaran pertama pemilihan presiden negara itu pada hari Minggu, karena sebuah jajak pendapat yang diawasi ketat menunjukkan putaran pertama pemungutan suara terlalu dini untuk diprediksi, sementara kandidat tengah Emmanuel Macron sebagai favorit untuk menang secara keseluruhan.

Seruan Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk pemilihan umum yang cepat menambahkan daftar ketidakpastian yang memanjang bagi investor yang sudah berada di atas tekanan geopolitik.

Sementara itu, perak spot turun 0,46 persen menjadi $ 18,17 per ons. Platinum turun 0,63 persen menjadi $ 967,40, sementara paladium naik 0,28 persen pada $ 776,70 setelah menyentuh level terendah lebih dari empat minggu di $ 769,80 pada hari Selasa.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi lemah jika dollar AS lanjutkan penguatan. Namun jika ketegangan geopolitik terus meningkat, dapat mengangkat harga. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,278 – $ 1,276, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance 1,282 – $ 1,284. ( vibiznews.com )