Harga Emas Stabil Jelang Kenaikan Suku Bunga AS

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Harga emas di pasar spot stabil pada perdagangan hari ini, Selasa 23 Agustus 2016. Pasar menunggu petunjuk lebih lanjut?dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS), apakah akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Dilansir CNBC, harga spot emas tidak berubah di US$1.338,7 per ons. Harga emas AS datar di US$1.342,7 per ons.

Sinyal kenaikan suku bunga kembali menguat menjelang Simposium Kebijakan Moneter di Jakson Hole, Wyoming, Jumat ini.?Gubernur Bank Sentral AS akan memberikan pidato kebijakan ekonomi. Simposium tahunan tersebut dalam beberapa kesempatan?digunakan The Fed untuk pengumuman awal kebijakan moneter.

Emas domestik

Sementara itu, harga emas di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini turun sedikit dibanding kemarin. ?Berdasarkan data?Unit Bisnis Antam, untuk pembelian di kantor Pulogadung, harga emas hari ini dipatok di Rp608 ribu untuk?satu gram, turun Rp1.000 dari?harga kemarin Rp609 ribu.

Sedangkan untuk pembelian kembali, atau buyback stabil di Rp557 ribu per gram.

Berikut ini, harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp2,89 juta, 10 gram Rp5,74 juta, 25 gram Rp14,27 juta, 50?gram Rp28,5 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp56,95 juta, 250 gram Rp142,25 juta, dan emas 500 gram dibanderol?Rp284,3 juta.

Untuk transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini, untuk?ukuran emas 250 gram dan 500 gram tidak tersedia.

Harga Minyak Anjlok, Wall Street Ditutup Lebih Rendah

 

Bursa saham Amerika Serikat, sebagian besar ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin 22 Agustus 2016, waktu New York. Sektor energi anjlok hampir satu persen, karena harga minyak merosot tiga persen.

Dilansir CNBC, Selasa 23 Agustus 2016, bursa Dow Jones ditutup lebih rendah 23,15 poin, atau 0,12 persen. Saham Apple memimpin penurunan, sedangkan saham Visa memimpin kenaikan.

Sementara itu, indeks S&P 500 tergelincir 1,23 poin, atau 0,12 persen. Sektor energi mengalami penurunan terbesar pada perdagangan hari itu dibanding sektor lain. Sedangkan indeks Nasdaq, naik 6,22 poin, atau 0,12 persen.

Harga minyak AS anjlok 3,03 persen di posisi US$47,05 per barel. Analis meragukan pertemuan para produser minyak akan menghasilkan kesepakatan pemangkasan kelebihan suplai minyak.

Analis melihat, pergerakan indeks saham yang tidak besar kemarin, menunjukkan para investor sedang berhenti sejenak untuk menentukan langka selanjutnya.

Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen, dijadwalkan akan memberikan pidato kebijakan ekonomi AS di Simposium Kebijakan Ekonomi di Jackson Hole, Wyoming pada Jumat pekan ini.

Simposium tahunan tersebut dalam beberapa kesempatan digunakan The Fed untuk mengumumkan pengumuman awal kebijakan moneter.

Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id