Harga Emas Dunia Turun, Bagaimana Domestik?

Harga Emas Dunia Turun, Bagaimana Domestik?RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga emas acuan dunia hari ini Rabu 29 Juli 2015, dibuka melemah tak jauh dari level terendah dalam 5,5 tahun terakhir pada pembukaan perdagangan di Bursa New York, Amerika Serikat.

Dikutip dari laman CNBC, pelemahan harga emas, karena investor menunggu hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve untuk memberikan petunjuk lebih lanjut terkait rencana kenaikan suku bunganya.
Harga emas di pasar spot dibuka melemah pada level US$1.095,25 per ons, mendekati level terendah sejak Februari 2010, yakni US$1.077 per ons.
Harga emas pada pekan ini terjebak pada rentang yang sempit menjelang kesimpulan dari pertemuan kebijakan The Fed yang dirilis Rabu sore waktu setempat.
Pasar berharap, pembuat kebijakan The Fed akan memberikan sinyal ke pasar bahwa kenaikan suku bunga AS akan dilakukan tahun ini, karena pulihnya ekonomi.
Sementara itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah 0,2 persen per ons ke level US$1.094 per ons.
Permintaan emas global menyusut ke level terendah sejak 2009 pada kuartal II-2015, karena anjloknya pasar saham China.
Pasar domestik
Sementara itu, di pasar domestik harga emas di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan tetap seperti harga kemarin.
Harga emas batangan Antam pada perdagangan Rabu 29 Juli 2015, masih dijual Rp547 ribu untuk ukuran satu gram. Emas ukuran lima gram dilepas Rp2,59 juta, ukuran 10 gram Rp5,13 juta, ukuran 25 gram Rp12,75 juta, ukuran 50 gram Rp25,45 juta, dan ukuran 100 gram dijual Rp50,85 juta.
Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp127 juta. Sedangkan untuk ukuran 500 gram Rp253,8 juta.
Ada pun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp468 ribu per gram, atau turun dari Rp2.000 dibanding kemarin di Rp470 ribu. (asp)
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id