Harga Emas Dunia Naik Pengaruh dari Rapat The Fed

\Harga Emas Dunia Naik Pengaruh dari Rapat The Fed\RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), menjelang pengumuman hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik tujuh dolar AS, atau 0,56 persen, menjadi menetap di USD1.250,40 per ounce.

Para pedagang membatasi taruhan mereka karena pertemuan FOMC April akan mencapai kesimpulan setelah penutupan pasar pada Rabu, mengakibatkan tekanan naik untuk logam mulia.

Sejak pertemuan FOMC pada Maret, para pedagang yakin bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga 0,50 persen menjadi 0,75 persen selama pertemuan FOMC Juli.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga acuan dari 0,50 persen menjadi 0,75 persen adalah 14 persen pada pertemuan Juni 2016, dan 27 persen pada pertemuan Juli 2016.

Emas mendapat dukungan tambahan ketika laporan perdagangan internasional barang yang dirilis pada Rabu oleh Departemen Perdagangan AS, menunjukkan aktivitasnya melambat selama Maret. Kegiatan perdagangan turun 9,5 persen menjadi USD56,9 miliar, dibandingkan dengan USD62,9 miliar selama Februari.

Para analis mencatat bahwa ekspor turun 1,7 persen menjadi 116,7 miliar dolar AS karena barang-barang konsumsi, perlengkapan industri, otomotif dan makanan semuanya melaporkan hasil lebih buruk dari perkiraan.

Indeks dolar AS juga memberi dukungan untuk logam mulia karena turun 0,09 persen menjadi 94,42 pada pada pukul 16.05 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Perak untuk pengiriman Mei bertambah 17,9 sen, atau 1,05 persen, menjadi ditutup pada USD17,289 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD5,3, atau 0,52 persen, menjadi ditutup pada USD1.025,40 per ounce.

Sumber : http://economy.okezone.com