Harga Emas Bergerak Stagnan Pekan Ini

7e9c2e0f113a6cb3fe3f62ece8bb2878RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Harga emas menurun dari level tertingginya dalam sebulan terakhir pada pekan lalu setelah Yunani kembali gagal mencapai kesepakatan utang dengan para kreditornya. Meski begitu, harga emas tetap mengalami penguatan sepanjang pekan lalu dan bertahan di level US$ 1.201,9 per ounce di divisi Comex New York.

Melansir laman CoinNews, Senin (22/6/2015), hasil survei Kitco News Survey?menemukan 9 dari 18 partisipan atau sekitar 50 persen responden melihat harga emas akan bergerak netral pekan ini.

Sementara tujuh partisipan atau sekitar 39 persen dari perolehan suara menunjukkan keyakinan harga emas akan naik pekan ini. Sisanya, hanya dua partisipan melihat harga emas akan turun pekan ini.

“Kami melihat lebih banyak investor kembali ke pasar emas, jika harganya kembali menguat pekan ini,” terang Frank Lesh, pengamat pasar emas di FuturePath Trading LLC, Chicago.

Pekan lalu harga emas tercatat menguat 1,9 persen dari pekan sebelumnya. Pada Kamis pekan lalu, harga emas melonjak cukup tinggi dan ditutup di level tertinggi sejak 22 Mei.

Harga emas bergerak menguat setelah pengumuman The Fed yang menahan suku bunganya tetap di level nol. Meski Bank Dunia dan IMF menyarankan The Fed untuk menunda suku bunganya hingga tahun depan, tapi para investor yakin bank sentral terbesar di dunia itu tetap akan menaikkan suku bunganya tahun ini.

Awal pekan ini, para investor masih menanti keputusan dari pertemuan Yunani dan para kteditornya di Uni Eropa. Hasil keputusan rapat tersebut diprediksi akan mempengaruhi pergerakan harga emas pekan ini.

Sekadar informasi, Yunani kini tengah terganjal utang 1,6 miliar euro yang harus dibayar pada akhir Juni. (Sis/Ndw)

 

Sumber :?http://bisnis.liputan6.com