Harga Emas Berbalik Menguat dari Level Terendah

Harga Emas Berbalik Menguat dari Level TerendahRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga emas acuan dunia akhirnya ditutup menguat pada perdagangan Selasa waktu New York, mengakhiri kerugian sebelumnya di posisi terendah selama enam tahun terakhir.

Dikutip dari laman CNBC, penguatan harga emas dipicu oleh berita ketegangan geopolitik yang semakin meningkat.
Insiden pesawat tempur milik Rusia ditembak jatuh oleh jet tempur milik Turki di dekat perbatasan Suriah langsung membebani nilai tukar dolar Amerika Serikat dan beralih masuk ke pasar emas.
Adapun, harga emas hingga saat ini masih dibayang-bayangi oleh rencana Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunganya.
Harga emas di pasar spot naik 0,5 persen ke level US$1.074,86 per ons. Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat US$7 ke level US$1.073,8 per ons.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyebutkan insiden penembakan jatuh pesawat Rusia itu menjadi masalah yang serius.
Emas Domestik
Di dalam negeri, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini masih bertahan di level Rp548 ribu per gram.
Sementara itu, untuk harga pembelian kembali (buyback) naik Rp2.000 dari Rp472 ribu per gram menjadi RP474 ribu per gram.
Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar dikutip dari laman logam mulia.
Harga emas logam lima gram dijual di Rp2,59 juta, 10 gram Rp5,14 juta, 25 gram Rp12,77 juta, dan 50 gram Rp25,5 juta.
Sedangkan harga emas 100 gram dijual Rp50,95 juta, 250 gram Rp127,25 juta, dan 500 gram Rp254,3 juta.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id