Fed Diminta Tunda Naikkan Bunga, Harga Emas Naik

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga emas acuan dunia ditutup menguat, menyusul adanya indikator teknis dan saran agar Federal Reserve menunda menaikkan suku bunganya pada September tahun ini.

Fed Diminta Tunda Naikkan Bunga, Harga Emas Naik
Namun, dikutip dari laman CNBC, Senin 31 Agustus 2015, secara mingguan, harga emas melemah ke level terendah dalam lima pekan terakhir di tengah penguatan dolar AS dan data ekonomi AS yang menguat.
Harga emas di pasar spot naik 0,8 persen ke level US$1.134,26 per ons, secara mingguan melemah 2 persen.
Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat 1 persen ke level US$1.134 per ons.
Pejabat Federal Reserve menyarankan agar Bank sentral AS itu menunda pengetatan kebijakan moneternya karena adanya gejolak di pasar keuangan.
“Dengan demikian, ada sedikit ruang agar harga emas bisa bernafas,” kata Eli Tesfaye, Senior Market Strategist RJO Futures.
Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal II-2015 pada Kamis pekan lalu direvisi menjadi 3,7 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan awal 2,3 persen.
“Pertanyaan besar dari pasar emas sekarang adalah apakah devaluasi yuan akan terus berlanjut,” kata Ole Hansen, Senior Manager Saxo Bank.
Sayangnya, saat ini permintaan fisik emas di Asia, dengan pasar premium dari India dan China, terus menurun menyusul perlambatan ekonomi kedua negara itu.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id