Euro Melemah ke Level Terendah dalam Hampir Satu Tahun Terakhir

RIFAN FINANCINDo BERJANGKA – Euro jatuh ke level terendahnya dalam hampir setahun terakhir terhadap dolar terkait dengan spekulasi Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan meningkatkan stimulus moneternya sementara AS bergerak ke arah kenaikan suku bunga.

Greenback ditransaksikan pada hampir di level enam bulan tertingginya terhadap sekeranjang mata uang utama seiring kepercayaan konsumen AS secara tidak terduga meningkat. Dolar Selandia Baru turun ke level terendahnya dalam enam bulan terakhir pasca neraca perdagangan negara mengalami defisit. Lira Turki naik terkait tanda-tanda bank sentral dapat menghentikan pelonggaran moneternya dan riil Brasil naik di tengah spekulasi jajak pendapat pemilih yang akan menunjukkan berkurangnya dukungan untuk presiden incumbent. ECB akan mengadakan pertemuan kebijakan pada pekan depan.

Euro turun sebesar 0,1 persen ke level $ 1,3176 pukul 03:31 di New York, menyentuh level terendahnya sejak 9 September lalu, euro ditransaksikan turun 0,1 persen ke level 137,11 yen. Sementara itu, dolar stagnan pada level 104,06 yen.?(izr)

Sumber: Bloomberg