Euro Lanjutkan Tren Kenaikan Sejak 2013

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Euro naik untuk hari keenam terhadap dolar, penguatan beruntun terpanjang sejak Desember 2013 lalu terkait tanda-tanda membaiknya ekonomi Eropa seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.

Euro menguat terhadap semua mata uang utama seiring laporan menunjukkan harga konsumen berakhir empat bulan turun dan obligasi imbal hasil Jerman meningkat untuk hari kedua, menambah daya tarik mereka. Sebuah indeks dolar naik dari level terendahnya dalam dua bulan terakhir pasca laporan pertumbuhan ekonomi AS meleset dari perkiraan pada Rabu kemarin, seiring Federal Reserve tengah mempertimbangkan kenaikan suku bunga.

Euro menyentuh level $1,1249, level tertinggi sejak 26 Februari lalu, sebelum ditransaksikan naik sebesar 0,8 persen ke level $1,1220 pukul 16:06 di New York. Euro menguat sebesar 1,2 persen ke level 133,97 yen.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang mengukur mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik, pengupas penurunan bulanan pertama sejak Juni lalu. Indeks ditutup pada level terendah sejak 6 Februari lalu, kemarin. (izr)

Sumber: Bloomberg