Euforia Tax Amnesty Masih Selimuti IHSG

PT RIFAN FINANCINDO – Memasuki level psikologis baru, laju indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia terus bergerak menguat. Kondisi ini dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi beli seiring dengan berlanjutnya sentiment positif aturan tax amnesty. Kedepan, tren penguatan indeks BEI Rabu (13/7) masih berlanjut.

Pada perdagangan sesi I Selasa (12/7), IHSG ditutup menguat 36,630 poin (0,72%) ke 5.105,649. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 7,414 poin (0,85%) ke 879.668. Seluruh sektor menguat. Penguatan tertinggi terjadi di sektor tambang sebesar 1,73% disusul sektor keuangan sebesar 1,28% dan sektor infrastruktur sebesar 1,05%. Sebanyak 188 saham naik, 89 saham turun, dan 75 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 180.853 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 3,594 miliar saham senilai Rp 4,348 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 658,393 miliar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 2.575 poin (3,58%) ke Rp 74.575, LPPF naik 550 poin (2,65%) ke Rp 21.300, ITMG naik 350 poin (3,66%) ke Rp 9.900, dan PTBA naik 350 poin (4,23%) ke Rp 8.625. Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya UNVR turun 325 poin (0,72%) ke Rp 44.675, ASRM turun 220 poin (7,10%) ke Rp 2.880, SILO turun 175 poin (1,56%) ke Rp 11.075, dan SMAR turun 70 poin (2,02%) ke Rp 3.400.

Diawal perdagangan, IHSG juga dibuka menguat 23,14 poin atau 0,46% menjadi 5.092,16. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 5,76 poin (0,66%) menjadi 878,02.?IHSG saat ini masih dalam tren penguatan yang dibantu oleh euforia dari kebijakan pengampunan pajak, potensi untuk melanjutkan penguatan kembali terbuka,” kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere.

Nico Omer menambahkan bahwa kebijakan pengampunan pajak itu dapat meningkatkan pendapatan negara yang nantinya dapat membantu program pemerintah salah satunya pengembangan infrastruktur. Selain itu, lanjut dia, dana wajib pajak yang berasal dari luar negeri itu juga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perbankan sekaligus menggairahkan sektor properti di tanah air.?Namun, kami menyarankan pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap aksi ambil untung setelah harga saham mengalami penguatan pada hari sebelumnya,” kata Nico.

Sementara itu, analis Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menambahkan bahwa secara teknikal, sebagian besar dari semua grafik saham memberikan konfirmasi sinyal lanjutan penguatan, namun beberapa juga berpotensi untuk terkoreksi (throw back).?Kondisi pasar saat ini dalam fase penguatan, investor dapat menambah proporsi pada ekuitas, dan setiap koreksi yang terjadi dapat dijadikan sebagai ‘entry point’,” kata Hadiyansyah.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng dibuka menguat 172,79 poin (0,83%) ke level 21.053,29, indeks Nikkei naik 513,46 poin (3,29%) ke level 16.225,26, dan Straits Times menguat 15,44 poin (0,53%) ke posisi 2.891,21.

Sumber : http://www.neraca.co.id

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.