Emas Turun karena Ekuitas AS Naik

7e9c2e0f113a6cb3fe3f62ece8bb2878RIFAN FINANCINDO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), karena ekuitas AS berbalik naik atau “rebound” meskipun dolar AS melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD2,70 atau 0,21 persen, menjadi menetap di USD1.292,10 per ounce.

Logam mulia berada di bawah tekanan luas karena ibdeks Dow Jones Industrial Average AS melonjak 209,19 poin atau 1,19 persen pada pukul 19.00 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman. Sebaliknya, ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Logam mulia diletakkan di bawah tekanan lebih lanjut ketika pilihan warga Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa kehilangan momentum.

Investor AS telah menampilkan ketakutan tentang potensi warga Inggris memberikan suara pada referendum untuk meninggalkan Uni Eropa. Referendum dijuluki “Brexit” oleh investor.

Analis mencatat bahwa potensi untuk Brexit telah menyebabkan volatilitas di pasar, mendorong para investor beralih ke emas sebagai aset “safe haven”, tapi kabar Senin adalah tanda positif untuk ekuitas.

Emas dicegah dari kejatuhan lebih lanjut karena indeks dolar AS jatuh pada Senin. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Perak untuk pengiriman Juli naik 10,30 sen, atau 0,59 persen, menjadi ditutup pada USD17,514 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli menambahkan USD21,10, atau 2,18 persen, menjadi ditutup pada USD987,20 per ounce.

Sumber : http://economy.okezone.com