Emas Tahan Penurunan seiring Meningkatnya Spekulasi Kenaikan Fed Rate

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas mempertahankan penurunan untuk diperdagangkan mendekati level terendah dalam lima tahun seiring data ekonomi dari AS mengalihkan fokus investor kembali ke kapan Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga, jauh dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang membantu mendongkrak harga.

Bullion untuk pengiriman segera berada di level $ 1,071.55 per ounce pada pukul 8:53 pagi waktu Singapura dari level $ 1,071.12 pada hari Rabu, saat jatuh 0,4 persen, menurut harga publik Bloomberg. Harga, yang naik pada hari Selasa setelah pasukan Turki menjatuhkan jet tempur Rusia, menyentuh level $ 1,064.55 pada 18 November, yang merupakan level terendah sejak Februari 2010.

Emas menuju kerugian bulanan seiring prospek untuk tingkat yang lebih tinggi mengurangi daya tarik logam sebagai penyimpan nilai. Pesanan untuk peralatan bisnis di AS naik lebih dari perkiraan ekonom pada bulan Oktober dan klaim pengangguran turun ke level terendah dalam sebulan, dan lagi, Model pelacakan GDPNow Fed Atlanta memangkas proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi kuartal keempat menjadi 1,8 persen pada 25 November, dari 2,3 persen pada minggu sebelumnya, menurut website-nya.

Kemungkinan langkah oleh Fed pada bulan Desember yakni 72 persen, naik dari level 50 persen pada akhir Oktober, spekulasi berjangka yang dilacak oleh Bloomberg menunjukkan. Emas telah turun 9,5 persen tahun ini menyusul penguatan data AS mendukung kasus untuk suku bunga yang lebih tinggi, yang berimbas pada meningkatkan dolar.

Spot perak dan platinum sedikit berubah, sementara paladium naik 0,8 persen. Pasar keuangan AS akan ditutup pada hari Kamis untuk liburan Hari Thanksgiving. (sdm)

Sumber: Bloomberg