Emas Tahan 4 Hari Penurunan di tengah Kecemasan Investor Terkait Fed Rate

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas diperdagangkan mendekati level empat pekan terendah di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai meningkatkan suku bunga AS pada bulan Desember seiring investor melihat ke depan untuk data gaji bulanan pada hari Jumat untuk mengukur kekuatan perekonomian.

Bullion untuk pengiriman segera berada di level $ 1,135.79 per ounce pada pukul 11:53 di Singapura dari level $ 1,133.84 sehari sebelumnya, menurut harga public Bloomberg. Harga turun sebanyak 0,8 persen ke level $ 1,132.77 pada hari Senin, yang merupakan ?level terendah sejak 5 Oktober, emas jatuh untuk hari keempat.

Logam mulia ini menuju kerugian tahunan ketiga pada prospek pembuat kebijakan Fed akan menaikkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak tahun 2006, berkurangnya daya tarik logam dikarenakan ketidakmampuannya membayar bunga. Probabilitas bahwa bank sentral AS akan bertindak pada pertemuan bulan Desember berada di 50 persen pada hari Senin dari kesempatan 34 persen seminggu sebelumnya, kontrak berjangka menunjukkan. Holdings pada produk yang diperdagangkan di bursa didukung oleh emas menyusut 3,4 metrik ton menjadi 1,536.26 ton pada hari Senin, atau yang terendah sejak 13 Oktober

Perkiraan konsensus untuk gaji Oktober yakni 184.000 dibandingkan dengan 142.000 pada bulan sebelumnya, menurut survei Bloomberg, dan tingkat pengangguran diproyeksikan bertahan di level 5 persen.

Bullion dari kemurnian 99,99 persen turun sebanyak 0,6 persen ke level 231,90 yuan per gram ($ 1,138.13 per ounce) pada Shanghai Gold Exchange dan berada di level 232,03 yuan. Perak spot, platinum dan paladium naik di pasar global. (sdm)

Sumber: Bloomberg