Emas Rebound Diiringi Pelemahan Dolar

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas berjangka naik untuk pertama kalinya dalam 3 sesi sebelumnya diiringi pelemahan dolar AS yang dapat mendorong daya tarik logam mulia sebagai aset alternatif.

Indeks mata uang AS turun untuk hari kelima, termasuk penurunan terpanjang sejak April lalu, sementara harga minyak mengalami kenaikan. Perak berjangka juga menguat di Comex New York, sedangkan platinum dan paladium meningkat di New York Mercantile Exchange. Indeks Spot Dolar Bloomberg bersiap untuk bulanan terburuk sejak bulan Juni.

Emas berjangka menyentuh level 5 tahun terendah pada bulan ini sebelum Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade terakhir terkait reboundnya perekonomian AS yang mendapatkan momentum. Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan daya tarik pada investasi emas karena tidak membayar bunga atau imbal hasil. Investor harga dalam laju bertahap untuk melakukan pengetatan kebijakan The Fed karena pemulihan ekonomi global terlihat merata dan kemerosotan harga komoditas dapat meningkatkan tekanan terhadap deflasi.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,5 % ke level $ 1,073.30 per ons pada pukul 09:11 pagi waktu New York, dengan volume perdagangan sebesar 65 % di bawah rata-rata 100-hari untuk hari ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. (knc)

Sumber : Bloomberg