Emas Pertahankan Penurunan Bulanan

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Emas mempertahankan pelemahan bulan lalu seiring investor menunggu data pekerjaan AS yang dirilis hari Jumat untuk keterangan lebih lanjut pada waktu kenaikan suku bunga.

Bullion untuk pengiriman segera sedikit berubah di level $ 1,309.70 setiap ouncenya pada pukul 9:15 pagi waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. Logam kuning ini turun ke level $ 1,304.29 pada hari Rabu, yang merupakan level paling rendah sejak 24 Juni dan kehilangan 3,1 persen pada bulan Agustus.

Gain emas pada tahun 2016 menurun setelah pejabat Federal Reserve mengindikasikan kemungkinan lebih besar untuk melakukan penghematan moneter lebih lanjut sebelum akhir tahun. Pedagang akan mencermati data nonfarm payrolls yang dirilis besok guna menentukan langkah lebih lanjut terkait komentar Wakil Ketua Fed Stanley Fischer pada hari Selasa yang mengatakan bahwa data ekonomi minggu ini akan digunakan sebagai landasan untuk keputusan bank sentral dalam kebijakan moneternya pada pertemuan 21 September nanti.

Perusahaan melakukan penambahan pekerja untuk payrolls AS pada bulan Agustus sejalan dengan proyeksi, kontribusi untuk tanda-tanda dari pasar tenaga kerja yang stabil, data dari ADP Research Institute menunjukkan Rabu.

Dolar AS Hentikan Kenaikan Beruntun Terbaik Sejak Maret

Dolar melemah untuk pertama kalinya dalam tujuh hari terhadap yen, menghentikan kenaikan beruntun terpanjangnya sejak Maret, seiring investor memperhatikan data pekerjaan AS berikutnya untuk menilai prospek suku bunga dalam negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu.

Greenback menurun terhadap dolar Australia setelah data ekonomi Australia yang dirilis Kamis mengisyaratkan pulihnya belanja modal non-pertambangan di negara Pasifik Selatan itu dan indeks pabrik resmi China secara tak terprediksi naik bulan lalu ke level tertinggi dalam hampir dua tahun. Indeks Bloomberg dari mata uang AS terhadap mata uang utama anjlok untuk pertama kalinya dalam lima hari seiring ekonom memprediksi laporan kerja hari Jumat akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan melambat menjadi 180.000pada? bulan lalu dari 255.000 pada bulan Juli.

Dolar tergelincir 0,2 persen ke level ? 103,22 pada pukul 12:12 siang waktu Tokyo, setelah melonjak 3,2 persen dalam enam hari sebelumnya. Greenback turun 0,2 % ke level 75,36 sen versus Aussie, menyusul kenaikan 1,1 persen bulan lalu. Futures trader melihat kemungkinan 96 persen bahwa Reserve Bank of Australia akan mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 1,5 persen ketika memilih kebijakan mereka Selasa besok.

Bloomberg Spot Index Dollar tergelincir 0,1 persen, menghentikan kenaikan 1,5 % mereka sejak 25 Agustus hingga Rabu kemarin.

Sumber : Bloomberg

RIFANFINANCINDO