Emas Pertahankan Gain Setelah Inflasi AS Meredakan Kekhawatiran Suku Bunga

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas diperdagangkan mendekati level tertinggi satu minggu setelah laporan menunjukkan harga konsumen AS turun, mengurangi kekhawatiran Federal Reserve akan menaikkan suku minggu ini.

Bullion untuk pengiriman segera sedikit berubah di level $ 1,119.97 pada pukul 7:58 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Pada hari Rabu harga naik sebanyak 1,7%, yang merupakan kenaikan terbesar dalam perdagangan intraday sejak 20 Agustus, menyentuh level $ 1,124.32, tertinggi sejak 9 September yang lalu.

Indeks harga konsumen AS turun 0,1% pada bulan Agustus, penurunan pertama sejak bulan Januari, menurut angka Departemen Tenaga Kerja pada hari Rabu. Fed-fund futures menunjukkan kemungkinan 285 dari kenaikan 25 basis poin, turun dari 32% pada hari Selasa, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Emas, secara historis berupaya sebagai penyimpan nilai pasca harga konsumen naik, yang bahkan diuntungkan dari keraguan tentang seberapa cepat inflasi akan kembali ke target 2% The Fed.

Perak tidak berubah setelah mengalami lonjakan sebesar 3,4% pada penutupan hari Rabu, terbesar sejak 13 Mei. Platinum dan paladium naik untuk hari ketiga.(frk)

Sumber: Bloomberg