Emas Naik Tipis Jelang Hasil Pertemuan Fed

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Harga Emas di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik tipis pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena para penjual bersiap untuk hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).

Kontrak emas yang paling aktif untuk permintaan Desember menguat USD0,4 atau 0,03 persen menjadi menetap di USD1.318,2 per ounce.

Pertemuan FOMC telah dimulai dan para pedagang ingin mencegah hasil pertemuan, yang akan diumumkan dalam konferensi pers pada Rabu setelah penutupan pasar.

Kepastian diharapkan seperti dalam beberapa pekan terakhir, beberapa pejabat Fed telah mengisyaratkan percepatan untuk kenaikan suku bunga.

Para analis mengatakan pasar saat ini yakin bahwa Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 selama pertemuan FOMC Desember.

Penguatan dolar AS memberikan tekanan pada logam mulia, ketika indeks dolar AS menguat 0,14 persen menjadi 96,00 pada pukul 17.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya saling berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Emas berada di bawah tekanan lebih lanjut karena Dow Jones Industrial Average naik 45 poin, atau 0,25 persen pada pukul 17.00 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas mencatatkan kenaikan, logam mulia biasanya turun, karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik.

Logam mulia dicegah dari kejatuhan lebih lanjut karena laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Selasa menunjukkan “housing starts” (rumah baru yang dibangun) pada Agustus menurun ke tingkat yang lebih buruk dari perkiraan 1,142 juta unit, dan juga lebih buruk dari perkiraan di 1.139 izin. Analis menyalahkan penurunan jumlah rumah yang baru dibangun karena banjir di selatan Amerika Serikat.

Para pemodal juga sedang menunggu rilis laporan klaim awal pengangguran mingguan AS, yang akan dirilis pada Kamis, dan Indeks Pembelian Manajer (PMI) Manufaktur yang akan dirilis pada Jumat.

Perak untuk permintaan Desember turun 1,3 sen, atau 0,07 persen, menjadi ditutup pada USD19,277 per ounce. Platinum untuk bulan Oktober meningkat USD7,2, atau 0,70 persen, menjadi ditutup pada USD1.030,9 per ounce. ( http://economy.okezone.com )

?PT RIFAN FINANCINDO