RifanFinancindo ~ Emas Naik seiring Komentar Aso terkait Stimulus

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Emas menguat seiring investor menimbang kembali harapan untuk stimulus tambahan dari pemerintah Jepang sehingga menguatkan yen dan menyakiti dolar menjelang keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan dan Federal Reserve beberapa hari mendatang.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan 0,2 persen lebih tinggi di level $ 1,318.60 per ounce pada pukul 2:59 siang waktu Singapura terbantu oleh melemahnya dolar AS, menurut harga publik Bloomberg. Bullion sendiri telah kehilangan 1,2 persen dalam dua hari terakhir.

Emas telah turun dari level tertinggi dua tahun pada 11 Juli lalu menyusul penguatan sebagai dolar AS dan rebound dalam ekuitas sehingga mengurangi permintaan untuk logam kuning ini. Pada hari Selasa, Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pemerintah belum memutuskan ukuran paket fiskal uang akan dilakukan, dan bahwa keputusan kebijakan moneter berada di tangan BOJ. Hal itu membuat penurunan dalam dolar. Namun, 32 dari 41 responden yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan BoJ akan melonggarkan kebijakan moneter pada pertemuan pada 28-29 Juli nanti.

Holdings di exchange-traded funds yang didukung emas turun 4,5 metrik ton menjadi 2,000.5 ton pada hari Senin, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Itu merupakan penurunan terbesar sejak 12 Juli.

Di Cina, bullion kemurnian 99,99 persen berada 0,1 persen lebih tinggi di level 283,49 yuan per gram ($ 1,320.78 per ounce) dari Shanghai Gold Exchange. Di Shanghai Futures Exchange, emas untuk pengiriman Desember menguat 0,2 persen. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

( RIFANFINANCINDO )