Emas Minggu Lalu dan Minggu Ini

PT RIFAN FINANCINDO – Minggu lalu emas mengakhiri minggu kedua dalam teritori yang negatif karena menguatnya dolar AS, meningkatknya ekspektasi akan kenaikan tingkat bunga dan menguatnya pasar saham.

Namun, meskipun semua hal yang negatif dalam jangka pendek, para analis mencatat bahwa metal emas telah sangat tangguh dengan harga mendapatkan support di level $1,320 per ons. Emas berjangka Comex di bulan Agustus mengakhiri minggu kemarin di $1323,40 per ons, turun kurang dari 1%.

Perak juga mengakhiri minggu kedua di teritori negatif dan lebih buruk daripada pasar emas. Harga perak diakhiri di $19.689 per ons, turun 2.7%.

Emas berhasil memegang supportnya di kerendahan selama tiga tahun meskipun dolar AS mengalami ?rebound? ke level tertinggi dalam empat bulan.

Senior broker komoditi di iiTrader mengatakan,?Harga emas terus mengalami konsolidasi dan membangun support untuk pergerakan yang lebih tinggi selanjutnya. Trader hanya harus bersabar, ini hanya masalah waktu,?

Namun, sentiment dan keyakinan di pasar emas kelihatannya melemah dalam jangka pendek dengan para investor menyiapkan diri menghadapi minggu yang penuh dengan data ekonomi yang utama, termasuk dua pertemuan kunci dari bank sentral.

Wall Street dan Main Street memiliki pandangan yang sama mengenai arah dari harga emas pada minggu ini, berdasarkan survei dari Kitco News Gold.

Dari 19 analis dan trader yang mengambil bagian di survei Wall Street, 47% melihat emas akan naik pada minggu ini. 7 atau 37% melihat akan turun sementara 3 atau 16% netral.

Di Main Street dari 919 partisipan yang memberikan suaranya di survei baik melalui Twitter maupun online, 451 atau 49% mengatakan mereka ?bullish? terhadap emas pada minggu ini, sementara 338 atau 37% ?bearish? dan 130 atau 14% netral.

Adrian Day, ketua dan CEO dari Adrian Day Asset Management mengatakan, ?Emas menunjukkan ketangguhannya. Pasar akan segera fokus kepada pemilihan presiden AS dan kemungkinan akan berdampak negatif terhadap dolar AS dan positip terhadap emas. Jadi kemungkinan emas akan naik pada minggu ini. Dan akan benar-benar menguat sesudahnya.

Bob Haberkorn, senior broker komoditi di RJO Futures mengatakan,?Emas bisa mendapatkan pijakan sementara saham mereda setelah kenaikan baru-baru ini yang mencapai rekornya.?

Chris Beauchamp, analis pasar di IG, mengatakan bahwa momentum yang diperbaharui bisa mendorong harga emas ke $1,335, yang bisa membawa ke ujian dari level support berikutnya di $1,375.

Harga Emas Akhir Pekan Turun, Mingguan Negatif 1 Persen | Vibiznews

Bank Sentral Eropa, sementara itu, mempertahankan suku bunga pada rekor terendah pada hari Kamis karena berusaha untuk menghidupkan kembali pertumbuhan dan inflasi dengan kredit murah untuk perekonomian. Ini meninggalkan pintu terbuka untuk kebijakan stimulus lebih, menyoroti ketidakpastian yang besar dan risiko berlimpah untuk prospek ekonomi.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukukng exchange-traded fund, turun 0,22 persen menjadi 963,14 ton pada hari Kamis.

Dalam logam lainnya, paladium spot turun 0,07 persen menjadi US $ 682, setelah menyentuh tertinggi sejak akhir Oktober 2015 hari sebelumnya.

Perak spot yang jatuh ke posisi terendah dalam hampir dua minggu pada hari Kamis, turun 0,64 persen pada $ 19,63 per ons, sementara platinum spot kehilangan 1,81 persen menjadi $ 1,077.60.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan potensi penguatan dollar AS dan bursa global. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Support $ 1,322-$ 1,320, dan jika harga naik akan menembus kisaran Resistance $ 1,326-$ 1,328.

Sumber : http://vibiznews.com

PT Rifan Financindo

RifanFinancindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.