Emas Menuju Penurunan Bulanan Kedua

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas pada Selasa mendekati level terendah sesi sebelumnya dan sedang menuju penurunan bulanan kedua secara berturut-turut, emas tertekan oleh ekspektasi Federal Reserve AS yang akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Spot emas mendatar pada level $1,186.15 per ons pada 07:17 waktu Singapura, pasca anjlok sebesar 1,4 persen ke level $1,182.05 pada hari Senin kemarin.

Ketua the Fed Janet Yellen mengatakan pada hari Jumat lalu bahwa kenaikan suku bunga acuan bank sentral “mungkin dapat dilakukan akhir tahun ini” jika kondisi ekonomi AS terus mengalami perbaikan, mengirimkan dolar menguat tajam dan menarik emas lebih jauh dari level tertingginya dalam tiga pekan terakhir.

Bullion turun lebih dari 2 persen selama bulan Maret ini.

Emas untuk pengiriman April naik tipis 0,1 persen ke level $1.186 per ons.

Data pekerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat mendatang, ketika banyak akan pergi untuk liburan panjang akhir pekan terkait libur Paskah, ini akan menjadi peristiwa besar pekan ini dan laporan yang kuat bisa melihat posisi investor untuk mengantisipasi pengetatan kebijakan moneter lebih awal dari yang direncanakan.

Namun di luar pasar tenaga kerja, masih ada tanda-tanda bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan tertahan di kuartal pertama. Belanja konsumen hampir tidak mengalami kenaikan pada bulan Februari lalu seiring sektor rumah tangga mengambil keuntungan dari penurunan harga bensin untuk meningkatkan tabungan ke tingkat tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir. (izr)

Sumber: Reuters