Emas Menuju Gain Mingguan Pertama Sejak Oktober

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas menuju kenaikan mingguan pertama sejak Oktober menyusul kekecewaan atas keputusan stimulus Bank Sentral Eropa mendorong kekalahan dalam ekuitas global dan lompatan terbesar euro sejak 2009. Investor menunggu laporan pekerjaan AS pada bulan November hari ini sebagai petunjuk pada waktu kapan kenaikan suku bunga dilakukan.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,3 persen ke level $ 1,065.12 per ounce, memperpanjang kenaikan 0,8 persen sehari sebelumnya, dan diperdagangkan di level $ 1,062.86 pada pukul 09:30 pagi waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. Logam ini naik 0,5 persen minggu ini setelah rebound dari level $ 1,046.44 pada hari Kamis, yang merupakan level terendah sejak Februari 2010.

Kekecewaan terhadap keputusan ECB, yang melibatkan penurunan suku bunga dan perpanjangan pembelian aset, menarik perhatian Ketua Federal Reserve Janet Yellen, yang mengatakan dalam pidatonya di Kongres bahwa “pasar mengharapkan beberapa tindakan yang tidak datang.” The Bloomberg Dollar Spot Index turun 1,4 persen kemarin, mendorong permintaan atas aset alternatif. Payrolls merupakan data yang paling banyak dicermati sebelum pembuat kebijakan AS bertemu di pembahasan suku bunga pada 15-16 Desember. (sdm)

Sumber: Bloomberg