Emas Menguat Pasca Rilis Data Payroll AS

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Pergerakan harga emas Comex terpantau naik pada perdagangan siang ini, Senin (5/9/2016), sejalan dengan pelemahan dolar setelah data payroll AS yang di bawah ekspektasi mengikis spekulasi kenaikan suku bunga oleh The Fed untuk bulan ini.

Harga emas Comex kontrak Desember hari ini pada sesi pembukaan naik 0,11% atau 1,40 poin di posisi US$1.328,10 per ounce dan menanjak 0,28% atau 3,70 poin ke US$1.330,40 per ounce pada pukul 14.38 WIB.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang melacak pergerakan dolar terhadap sejumlah mata uang utama siang ini terpantau melemah 0,19% atau 0,180 poin ke level 95,664.

Menurut data Departemen Tenaga Kerja AS, data nonfarm payroll AS naik 151.000 bulan lalu, menyusul revisi kenaikan menjadi 275.000 untuk Juli, serta di bawah prediksi sebesar 180.000 pekerjaan pada Agustus.

Perkiraan kenaikan tingkat suku bunga The Fed untuk bulan ini tergelincir menjadi 32% dari 42 % sepekan sebelumnya, sementara prediksi pengetatan kebijakan pada Desember melemah 6 poin persentase menjadi 59%.

?Kekecewaan pada data nonfarm payroll telah diinterpretasikan menjadi bentuk harapan untuk harga emas pada saat ini. Kita dapat mengharapkan harga rebound lebih lanjut menjadi US$1.350 dalam jangka pendek,? ujar Mark To, Kepala Riset Wing Fung Financial Group, seperti dikutip Reuters hari ini.

Dikemukakan oleh pedagang logam mulia MKS PAMP Group Sam Laughlin, harga emas dapat terus tertopang menyusul hasil rilis data payroll serta turunnya kemungkinan kenaikan suku bunga pada September.

Seperti diketahui, pergerakan emas sangat peka terhadap kenaikan suku bunga AS yang cenderung meningkatkan opportunity cost logam mulia yang tidak berimbal hasil serta mendorong pergerakan dolar yang dapat menyebabkan nilai pembelian lebih mahal bagi para pengguna yang membayar dalam mata uang lainnya.

Sejalan dengan emas, pergerakan harga perak kontrak Desember menguat 0,59% atau 0,114 poin ke US$19,480 per ounce, setelah dibuka dengan kenaikan di posisi 19,470.

Pada perdagangan Jumat (2/9/2016), harga emas dan perak kompak ditutup dengan rebound pasca rilis data payroll AS yang lebih rendah dari ekspektasi.

Sumber : http://market.bisnis.com

RIFANFINANCINDO