Emas Menguat Dari Lima Tahun Terendah Terhadap Dolar

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas menguat untuk pertama kalinya dalam tujuh sesi di tengah penurunan dolar dan spekulasi bahwa penurunan Senin kemarin ke level terendah lima tahun terlalu berlebihan.

Indeks kekuatan relative (IRS) 14-hari logam, turun ke angka 17,3, di bawah tingkat 30 menunjukkan kepada analis bahwa harga kemungkinan akan mengalami rebound. Pembacaaan tersebut merupakan yang terendah sejak April 2013, ketika emas jatuh ke bear market. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,6%, meningkatkan daya tarik emas sebagai alternatif investasi.

Emas telah turun sekitar 7% di tahun ini terhadap ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga, membatasi permintaan untuk emas batangan yang umumnya menawarkan pengembalian hanya melalui kenaikan harga. Ada lebih dari 50-50 kemungkinan bahwa harga akan meningkat pada bulan September, Presiden The Fed St Louis James Bullard mengatakan pada Senin kemarin. Kepemilikan pada ETP berbasis emas merupakan yang terkecil sejak 2009.

Bullion untuk pengiriman segera naik 0,4% ke level $ 1,100.41 per ons pada pukul 14:43 siang di New York, menurut Bloomberg generic pricing. Harga bullion telah mencapai $ 1,086.18 pada hari Senin kemarin, terendah sejak Maret 2010.

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus tergelincir 0,3% untuk menetap di level $ 1,103.50 di Comex New York.(frk)

Sumber: Bloomberg