Emas Menguat Karena Meredupnya Prospek Kenaikan Fed Rate Akibat Brexit

RIFAN FINANCINDO – Harga emas naik karena adanya peluang kenaikan suku bunga di AS berkurang setelah warga Inggris memilih untuk keluar dari Uni Eropa.

Bullion untuk permintaan segera naik sebanyak 0,6 persen menjadi $ 1,319.12 per ons dan diperdagangkan di $ 1,318.24 pada pada pukul 9:23 pagi di Singapura, menurut Bloomberg. Bullion melemah 1 persen pada hari Selasa setelah naik 5,4 % menyusul hasil Brexit pada hari Jumat, lonjakan dua hari yang terbesar sejak Januari 2009.

Emas diperjualbelikan mendekati level paling tinggi dalam lebih dari dua tahun karena investor meninggalkan aset berisiko dan berpindah ke havens di tengah kekhawatiran bahwa Brexit bisa mengganggu pemulihan ekonomi dunia. Gubernur Federal Reserve Jerome Powell pada hari selasa kemarin berkata bahwa risiko global telah bergeser lebih jauh ke bawah setelah referendum, memperkenalkan ketidakpastian baru yang mungkin pantas untuk menilai kembali kebijakan moneter.

Pedagang memperkirakan kemungkinan yang lebih besar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga dalam pertemuan yang akan datang daripada menaikkannya. Mereka tidak menetapkan lebih dari 50 % kesempatan peningkatan hingga awal 2018. Indeks dolar mempertahankan penurunannya.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.