Emas Mengalami Rebound Setelah Data Manufaktur New York Melemah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Emas berjangka rebound setelah indeks manufaktur di New York tiba-tiba turun, mengangkat daya tarik logam mulia sebagai safe haven.

Kejutan pembacaan negatif pada New York Federal Reserve Bank?s index menambahkan tanda-tanda baru-baru ini bahwa ekspansi AS tidak merata dan mengurangi kekhawatiran bahwa ekonomi cukup kuat bagi para pembuat kebijakan untuk mulai menaikkan suku bunga. Bulan lalu emas turun 2,5% di tengah spekulasi bahwa harga akan mengalami kenaikan, yang meredaman daya tarik emas karena emas umumnya hanya menawarkan pengembalian melalui kenaikan harga.?Harga emas sedikit berubah di kuartal terakhir karena para investor menimbang outlook pengetatan moneter di AS terhadap peningkatan stimulus global. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan pada hari Rabu bahwa program pelonggaran kuantitatif sebesar 1,1 triliun euro ($ 1.2 triliun) yang dimulai bulan Maret lalu akan membantu untuk meningkatkan penurunan inflasi. Logam ini secara historis telah digunakan sebagai lindung nilai terhadap biaya konsumen yang lebih tinggi.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni naik 0,7% untuk menetap di level $ 1,201.30 per ons pada pukul 1:41 siang di Comex New York. Pada hari Selasa lalu, harga emas menyentuh level $ 1,183.50, yang merupakan terendah untuk kontrak teraktif sejak 1 April yang lalu.(frk)

Sumber: Bloomberg