Emas Melonjak Dari Level 8 Bulan Terendahnya

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas naik dari level 8 bulan terendahnya di London seiring para investor menilai serangan udara di Suriah dan tanda-tanda permintaan fisik terhadap prospek pada ekonomi AS meningkat. Sementara perak berada pada level terendahnya dalam 4 tahun terakhir.

Amerika Serikat dan sekutu Arabnya meluncurkan serangan udara terhadap Negara Islam di Suriah, sementara Israel menembak jatuh sebuah pesawat jet tempur Suriah. Permintaan emas di China dan India, yang termasuk pembeli terbesar meningkat dari bulan September menjelang periode meriah dan musim pernikahan. Penurunan emas terhadap Indeks RSI 14-hari di bawah 30 selama 8 hari terakhir, sinyal untuk beberapa para investor yang mempelajari grafik bahwa emas mungkin bersiap untuk rebound.

Bullion mengalami penurunan pada kuartalan pertama tahun ini, hampir menghapus kenaikan pada tahun 2014, seiring Indeks Spot Dollar Bloomberg mencapai level 4 tahun tertingginya di tengah tanda-tanda ekonomi AS menguat. Federal Reserve menaikkan proyeksi biaya pinjaman pekan lalu untuk tahun 2015, bahkan karena janji untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.

Emas untuk pengiriman segera naik sebesar 0,8 persen ke level $ 1,225.13 per ons pada pukul 9:51 pagi waktu London, menurut Bloomberg harga generik. Emas mencapai level $ 1,208.40 kemarin, level terendahnya sejak 2 Januari lalu, dan berakhir 2013 lalu pada level $ 1,201.64. Sementara emas untuk pengiriman bulan Desember naik sebesar 0,7 persen ke level $ 1,225.90 di Comex New York. (knc)

Sumber : Bloomberg