Emas Masih Menguat Terkait kajian Investor Mengenai Outlook Suku Bunga AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas membukukan kenaikan tertajam dalam lebih dari sepekan terakhir karena para investor mengkaji outlook untuk suku bunga pinjaman AS pasca seorang pejabat Federal Reserve mengatakan kenaikan suku bunga yang terlalu cepat dapat membahayakan pemulihan ekonomi.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2% menjadi $ 1,209.65 per ons sebelum diperdagangkan pada level $1,207.62 dengan 10:17 pagi di Singapura, menurut harga Bloomberg. Logam mulia naik 1,1% pada hari Jumat, yang terbesar sejak 1 April. Emas di Shanghai menguat ke level tertinggi dua minggu.

Investor menilai data ekonomi kemungkinan dapat menentukan kapan The Fed akan menaikan suku bunga pinjaman untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Presiden The Fed Minneapolis Narayana Kocherlakota mengatakan pada hari Jumat bahwa kenaikan suku bunga yang terlalu cepat dapat merusak pemulihan ekonomi dan mendorong inflasi lebih jauh di bawah target The Fed sebesar 2%.(yds)

Sumber: Bloomberg