Emas Dunia Turun, Ekonomi AS Positif

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO – Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB), tertekan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang poitif dan penguatan USD.

Mengutip Antara, Kamis 4 Agustus, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember mengalami penurunan sebanyak USD7,9 atau 0,58 persen menjadi menetap di USD1.364,7 per ounce.
Logam mulia berada di bawah tekanan karena laporan ketenagakerjaan yang dirilis oleh Automated Data Processing (ADP), yang berbasis di AS, menunjukkan bahwa angka penggajian sektor swasta lebih tinggi dari yang diperkirakan pada 179.000.

Data yang lebih baik dari perkiraan itu menempatkan tekanan pada logam mulia, karena para investor mengembangkan pandangan yang lebih optimis untuk ekonomi AS. Emas berada dalam tekanan lebih lanjut ketika USD menguat. Indeks dolar AS naik 0,33 menjadi 95,42 persen pada pukul 17.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Logam mulia juga terus tertekan karena Dow Jones Industrial Average AS naik 30 poin, atau 0,16 persen pada pukul 17.00 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Demikian sebaliknya, ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka emas biasanya turun.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Juli mengumumkan bahwa bank sentral AS membiarkan pintu terbuka untuk kenaikan suku bunga selama 2016, tetapi mengingat angka PDB kuartal kedua lebih lemah dari perkiraan, para pedagang yakin itu tidak mungkin.

Perak untuk pengiriman September turun 23 sen atau 1,11 persen menjadi ditutup pada USD20,471 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD2,5 atau 0,21 persen menjadi ditutup pada USD1.169,6 per ounce.

Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com

PT RIFAN FINANCINDO