Emas Dunia Turun, Ekonomi AS Naik

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Harga emas di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), karena data ekonomi AS yang lebih kuat mengakibatkan tekanan terhadap logam mulia.

Mengutip Antara, Selasa 25 Oktober, kontrak emas yang paling aktif untuk permintaan Desember turun empat dolar AS, atau 0,32 persen, menjadi menetap di USD1.263,70 per ounce. Emas berada di bawah tekanan setelah laporan oleh Markit Economics menunjukkan indeks pembelian manajer (PMI) untuk sektor manufaktur menguat ke tingkat 53,2.

Para analis mencatat input berada pada tingkat paling kuat dalam dua tahun terakhir. Ini mendorong paranvestor menjauh dari aset-aset safe haven logam mulia beralih ke aset-aset yang bisa memberi laba lebih banyak seperti dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,15 persen menjadi 98,81 pada pukul 18.15 GMT. Indeks adalah tolok ukur dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak saling berlawanan, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor. Para pedagang juga mendata peningkatan dalam lapangan kerja, yang dapat memberikan amunisi lebih lanjut bagi Federal Reserve AS untuk mengangkat suku bunga acuannya.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Federal Reserve Chicago menunjukkan indeks aktivitas nasional menguat dari negatif 0,72 menjadi  ke tingkat negatif 0,14, yang para analis catat berada di atas prediksi, dan menunjukkan penguatan di bidang manufaktur dan pertambangan.

Investor percaya bahwa the Fed akan merubah suku bunga dari 0,50 ke 0,75 selama pertemuan FOMC Desember. Menurut alat Fedwatch CMEGroup, peluang tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 adalah pada sembilan persen untuk pertemuan November 2016, dan 74 persen pada pertemuan Desember 2016.

Para pedagang juga sedang menunggu laporan kepercayaan konsumen dan Indeks Manufaktur Federal Reserve Richmond yang akan dirilis pada Selasa, laporan perdagangan internasional dalam barang dan laporan penjualan rumah baru pada Rabu, laporan pesanan barang tahan lama dan klaim pengangguran mingguan pada Kamis, dan laporan produk domestik bruto pada Jumat.

Perak untuk pengiriman Desember naik 11,1 sen atau 0,63 persen menjadi ditutup pada USD17,604 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2017 naik USD6,8, atau 0,73 persen, menjadi ditutup pada USD939,10 per ounce.

(ekonomi.metrotvnews.com)