Emas Dunia Stabil, Emas ANTAM Naik

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini menguat tipis setelah pada akhir pekan kemarin melemah. Sementara, harga buyback (beli kembali) emas Antam malah stabil seiring dengan harga jual emas dunia yang tercatat stabil.

Seperti dikutip dari laman Logammulia.com, Senin (20/2/2017), harga jual emas Antam naik Rp1.000 menjadi Rp601.000 per gram dari sebelumnya Rp600.00/gram dan buyback masih betah di posisi Rp526.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.162.000 dengan harga per gram Rp581.000. Harga emas 3 gram dibandrol Rp1.725.000 dengan harga per gram Rp575.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.288.000 dengan harga per gram Rp572.000.

Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.860.000 dengan harga per gram Rp572.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.645.000 dengan harga tiap satu gram Rp564.500. Harga emas 25 gram Rp13.975.000 dengan harga per gram Rp559.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.800.000, dengan harga per gram Rp556.000.

Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp55.425.000, dengan harga per gram Rp554.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp138.175.000, dengan harga per gram Rp552.700, dan harga emas ukuran 500 gram dilabeli dengan harga Rp275.975.000 dengan harga per gram Rp551.950.

Harga jual emas Antam di Pulogadung juga naik tipis menjadi Rp591.000/gram dari harga kemarin Rp590.000/gram dengan harga buyback masih di level Rp526.000/gram. Sementara, harga emas di Jakarta II juga turun Rp1.000 ke level Rp601.000/gram dengan buyback masih tetap di level Rp526.000 per gram.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (20/2/2017), harga emas dunia tercatat tetap stabil didukung oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (USD) dan ekuitas di bawah pasar saham hari ini ditutup untuk liburan hari presiden.

Harga emas di pasar spot sedikit berubah pada level USD1.235,10 per ons pada pukul 0045 GMT, sementara harga emas AS melemah tipis 0,2%

menjadi USD1.236,5 per ons. Sementara, Indeks USD turun 0,1% ke level 100,88.

 

Harga Minyak Naik Saat Investor Tunggu Kebijakan Pajak Trump

Harga minyak dunia pada perdagangan hari ini naik, namun keuntungannya minim karena investor sedang memperhatikan apakah peningkatan pengeboran dan catatan stok minyak Amerika Serikat (AS) akan melemahkan upaya produsen minyak untuk memangkas produksi dan membawa pasar ke dalam keseimbangan.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (20/2/2017), harga minyak brent naik 1 sen ke level USD55,82 per barel pada pukul 00.50 GMT, sementara harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 3 sen menjadi USD53,43 per barel.

Perusahaan energi AS, Baker Hughes menambahkan rig minyak selama lima pekan berturut-turut, memperpanjang pemulihan sembilan bulan dengan produsen didorong oleh harga minyak mentah yang lebih tinggi, yang telah diperdagangkan sebagian besar lebih dari USD50 per barel sejak akhir November.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya, termasuk Rusia pada tahun lalu menyetujui untuk memangkas produksi hampir 1,8 juta barel per hari (bph) pada paruh pertama 2017.

Perkiraan menunjukkan kepatuhan dengan pemotongan sekitar 90%, sedangkan Reuters melaporkan pekan lalu bahwa OPEC bisa memperpanjang perjanjian tersebut atau menerapkan pemotongan lebih dari Juli jika persediaan minyak mentah global gagal untuk menjatuhkan.

Meski demikian, kenaikan produksi minyak AS membantu meningkatkan persediaan minyak mentah dan bensin ke rekor tertinggi pekan lalu, di tengah goyah pertumbuhan permintaan untuk bahan bakar kendaraan.

 

Sumber : sindonews.com

 

PT RIFAN FINANCINDO