Emas Dunia Masih Menguat Usai Ekuitas AS Melemah

Emas Dunia Masih Menguat Usai Ekuitas AS MelemahRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange memperpanjang kenaikannya pada Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), karena pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) melemah.

Mengutip Antara, Rabu 18 Mei, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD2,7 atau 0,21 persen menjadi menetap di USD1.276,90 per ounce. Logam mulia mendapat dukungan yang luas ketika indeks Dow Jones Industrial Average turun 207 poin atau 1,17 persen pada pukul 18.30 GMT.

Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Sehubungan dengan pelemahan ini, Federal Reserve AS sedang mencoba untuk memutuskan kapan meningkatkan suku bunga acuannya. Para pedagang percaya bahwa Fed akan menaikkan suku bunga 0,50 persen menjadi 0,75 persen selama pertemuan FOMC Juli.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup’s, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga acuan dari 0,50 persen menjadi 0,75 persen mencapai 36 persen pada pertemuan Juli 2016. Logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut karena data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan menekan emas.

Laporan produksi industri yang dirilis oleh bank sentral AS pada Selasa menunjukkan indeks utama meningkat 0,7 persen, jauh lebih baik dari yang diharapkan. Para analis mencatat bahwa ini merupakan kenaikan bulana terbesar sejak November 2014.

Perak untuk pengiriman Juli naik 9,6 sen, atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada USD17,25 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD1 atau 0,09 persen, menjadi ditutup pada USD1.054,40 per ounce.

Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com