Emas Ditutup Jatuh Untuk Sesi Ketiga Inflasi AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas berjangka jatuh untuk sesi ketiga berturut-turut seiring ukuran inflasi AS menunjukkan tekanan harga masih terbatas dan pembangunan perumahan mulai meningkat, menempatkan permintaan untuk logam mulia sebagai investasi alternatif.

Pada bulan Juli lalu, biaya hidup naik di laju paling lambat dalam lima bulan terakhir, dan pembangunan rumah mulai melonjak sebesar 16 persen, yang merupakan level tertingginya dalam delapan bulan terakhir, pada laporan terpisah menunjukkan hari ini. Tahun lalu, emas merosot tajam dalam tiga dekade terakhir di tengah reli ekuitas dan tingkat inflasi diredam.

Logam melemah sebesar 3 persen pada bulan lalu terkait spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga sebagai daya tarik keuntungan perekonomian. Bank sentral besok akan merilis tambahan dari pertemuan kebijakan pada tanggal 29-30 Juli lalu, dan Ketua Janet Yellen akan menyampaikan pidatonya pada 22 Agustus mendatang di sebuah simposium tahunan di Jackson Hole, Wyoming.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar 0,2 persen untuk menetap di level $ 1,296.70 per ons pada pukul 1:46 di Comex New York. Pada 15 Agustus kemarin, harga emas menyentuh ke level $ 1,293, yang merupakan level terendahnya untuk sebuah kontrak yang aktif sejak 6 Agustus kemarin. Perdagangan emas sebesar 41 persen di bawah rata-rata untuk 100 hari terakhir untuk hari ini, menurut data yang disurvei oleh Bloomberg. (knc)

Sumber : Bloomberg