Emas Catat Penurunan Mingguan Pertama Terhadap Kekhawatiran Tapering The Fed

RIFAN – FINANCINDO Emas turun, membatasi penurunan mingguan pertama dalam tiga minggu terakhir, terhadap spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas stimulus moneter pasca pulihnya perekonomian AS, membatasi permintaan untuk logam sebagai alternatif investasi.

Para pembuat kebijakan memangkas pembelian obligasi pekan lalu untuk keempat kalinya sejak November. Ketua the Fed, Janet Yellen mengatakan pada 7 Mei lalu bahwa penguatan dalam ekonomi membuat pengurangan yang diukur dalam pembelian aset menjadi sesuai, bahkan ketika stimulus masih diperlukan. Bullion turun 28 persen tahun lalu, yang merupakan terbesar sejak 1981, akibat kekhawatiran bahwa bank sentral akan memperlambat laju pembelian obligas.

Emas berjangka untuk pengiriman Juni turun kurang dari 0,1 persen untuk menetap di US$ 1,287.60 per ons pada 1:39 di Comex, memperpanjang penurunan minggu ini menjadi 1,2 persen.

Harga emas naik 7,1 persen tahun ini, sebagian karena meningkatnya gejolak di Ukraina. Pemerintahan di Kiev, AS dan sekutu Eropa mengatakan Presiden Vladimir Putin telah mengobarkan kerusuhan di timur Ukraina, di mana separatis pro-Rusia di daerah Donetsk dan Luhansk sedang mempersiapkan untuk menggelar referendum otonomi pada 11 Mei besok.(frk)

Sumber : Bloomberg