Emas Berjangka Sentuh Level Tertinggi

PT Rifan Financindo

Rifan Financindo

RIFAN FINANCINDO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir menguat pada Senin (Selasa pagi WIB), karena ketidakpastian politik di AS memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk permintaan April naik USD11,3 atau 0,93%, menjadi menetap di USD1.232,10 per ounce.

Seorang hakim Seattle memerintahkan penghentian sementara atas larangan perjalanan Presiden AS Donald Trump pada Jumat, menjadi pendukung terhadap logam mulia karena investor menjadi ragu dengan iklim politik di Amerika Serikat.

Hal ini menyebabkan emas mencapai level paling tinggi sejak November, karena para pedagang memikirkan kemungkinan bahwa presiden AS akan mendapat aksi pemblokiran lebih lanjut oleh cabang kehakiman atau partai oposisi di legislatif.

Logam mulia mendapat dukungan ketika Dow Jones Industrial Average AS turun 38,59 poin atau 0,19% pada pukul 17.15 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Namun, emas dicegah dari kenaikan lebih lanjut karena indeks dolar AS naik 0,34 persen menjadi 100,06 pada pukul 17.20 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer akan berpidato pada Sabtu (11/2/2017). Anggota-anggota Fed biasanya menggunakan pidato setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk mengklarifikasi posisi mereka.

Para investor percaya Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 secepatnya selama pertemuan FOMC Mei. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 1,00 adalah empat persen pada pertemuan Maret dan 25 persen untuk pertemuan Mei.

Perak untuk pengiriman Maret naik 21,4 sen atau 1,22%, menjadi ditutup pada USD17,693 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,4 dolar AS atau 0,74%, menjadi ditutup pada USD1.014,10 per ounce.

( okezone.com )

RIFAN FINANCINDO